Penggunaan Printer DTG dan Hasil Kerja Pada Kaos


Ada yang berpikir untuk bisa menggunakan printer DTG untuk bisnis? Pastinya, bisnis ini berhubugan dengan tekstil terutama kaos dengan desain unik yang butuh untuk dicetak dengan printer khusus yang sering disebut dengan sebutan direct to garment. Ini printer khusus yang memang dirakit untuk membantu mereka yang ingin mencetak kaos ataupun kain polos dengan desain tertentu. Dengan adanya printer DTG, proses pencetakan desain pada kaos dan kain diharapkan bisa berjalan dengan lebih mudah.

Mudah adala satu kata yang terbilang relatif dan di dalam kasus printer DTG, segala kemudahan yang ditwarkan bisa saja berbuah kesulitan yang kurang menyenangkan untuk dihadapi. Salah satu hal yang dirasa menjadi kesulitan ataupun kendala adalah hasil kerja dari menggunakan printer DTG. Ada beberapa orang yang sudah menggunakan printer yang satu ini dan mengaku kurang puas dengan hasil kerjanya. Hal ini tidaklah sepenuhnya menjadi kesalahan dari printer rakitan ini karena ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kinerja printer.

Satu hal yang sering dikeluhkan adalah hasil cetakan atau sablon dari printer DTG yang tidak tahan lama. Hal ini tidak selalu menjadi kesalahan yang disebabkan oleh kinerja printer namun ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan hasil sablon yang kurang tahan lama. Faktor-faktor ini adalah yang terjadi selama proses sablon dan faktor yang terjadi setelah proses sablon. Ada juga satu lagi faktor yang berhubungan dengan printer yang digunakan. Printer DTG memiliki fitur tersendiri dan fitur-fitur ini perlu untuk diperhatikan dengan baik.

Di dalam penggunaan printer DTG, ada kalanya proses pre-treatment seperti proses pressing dibutuhkan agar hasil sablon maksimal dan tahan lama. Proses yang dibutuhkan sebelum proses sablon dilakukan sangat penting dilakukan dengan benar agar hasilnya maksimal. Beberapa orang mungkin membuat kesalahan di dalam proses persiapan sablon dan pada akhirnya menghasilkan sablon yang kurang berkualitas dan jauh dari standar yang diinginkan. Secara keseluruhan, printer DTG mampu memberikan hasil berkualitas jika tidak ada kesalahan pada proses presiapan dan penyablonan.

Faktor lain yang bisa mempengaruhi ketahanan hasil sablon yang dilakukan oleh printer DTG adalah proses perawatan dan pemakaian kaos. Printer DTG akan menyablon kaos dengan desain unik dengan kualitas yang baik. Namun, proses pengerjaan yang salah bukan satunya faktor yang membuat sablonan terkikis dengan cepat. Pemakai kaos hendaknya juga memperhatikan cara untuk merawat kaos tersebut. Hal ini termasuk juga cara mencuci, menjeur dan juga menyeterika kaos yang sudah disablon dengan menggunakan printer DTG. Semua harus proses harus dilakukan dengan baik dan benar.

Agar kaos yang sudah disablon dengan printer DTG lebih tahan lama, saat mencuci ataupun menyeterika kaos, dianjurkan untuk membalik kaos agar hasil sablonan printer DTG tidak berada di luar. Jika mencuci menggunakan mesin cuci, maka gunakanlah kecepatan medium dan jangan gunakan kecepatan tinggi. Saat menjemur kaos, usahakan untuk tidak meninggalkan kaos di bawah terik cahaya matahari langsung terlalu lama.

Hasil sablon untuk printer DTG sebenarnya sangat bagus dan bisa tahan lama. Namun jika proses perawatan terhadap kaos tidak dilakukan dengan benar, maka hasilnya tidak akan menyenangkan. Kaos yang sudah disablon dengan menggunakan printer DTG bisa awet hinga bertahun-tahun lamanya. Semuanya kembali lagi kepada masing-masing individu yang memakai kaos tersebut dan bagaimana setiap individu merawat kaos tersebut.

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz